Sabtu, 19 September 2015

😢

Dalam sunyi, ku rasakan sediDalam tangis dan rapuh nya hati dan jiwa ini. Aku berdoa. Jadikan aku manusia yang lebih baik lagi.

Senin, 14 September 2015

uuuh!

Ada yang membuat sedih, dan kadang aku ingin menghilang. Tapi menghilang pun seperti nya akan menjadi masalah. Sulit untuk mengeluh. Walaupun aku tahu sekarang aku sedang mengeluh. Jadi? Ayamku? #iklanmiesedap #kamanaatuh

Minggu, 13 September 2015

Euleuh.

Ketika kamu, mengetahui rahasia seseorang, dengan cara dia lupa log out chat dia dengan seseorang. Dan itu sangat pribadi. Dan si pemilik rahasia ini gak tau kalo kamu tau rahasia dia. Menurutku ini beban hidup. Udah mah berat sama berat badan. Ditambah ada hal ini. Antara bingung harus menegur atau membiarkan. Sebel.

Lalu, kamu jail. Kamu pura2 menanyakan hal yang sebenernya kamu udah tau jawabannya pada dia. Kamu kaget, karena respon dan jawaban berbeda jauh dari apa yang kamu ketahui faktanya. Ya udah, aku berdoa untuk kebaikan dia. Dan semoga menjadi pribadi yang lebih baik.

Kamis, 10 September 2015

ku sedih geng

It's been a loooooong time. Without you my blog.

Malam ini ada kesedihan yang amat sangat teramat dalam pisan pokok nya sedih.
Sedih, bersedih nya orang bangun tidur langsung sedih.
Bukan tentang cinta, bukan galau ala-ala anak remaja, bukan galau ala-ala orang tua.
Padahal aku juga ga tau galau ala-ala itu yang kaya gimenong.
Pokok nya ku sedih syekali qaqa.

Kalo ibarat lirik "apa salahku?" Kalo ibarat judul "ada apa dengan mu" kalo ibarat pribahasa "buah jauh tak kan jauh dari pohonnya" hehehe yang ini mah ga nyambung.

Terkadang, jangan berharap ya kebaikan di balas kebaikan. Jangan pamrih lah ceuk bahasa kita mah. (Kita? Lo aja kali gue engga). #naon
Ya gitu, gak masuk akal akan hal yang manusia yang ku sebut dia ini memperbincangkan sesuatu yang aku anggap itu kejahatan. Engga jahat banget sih, tapi cukup menyayat hati.
Kok tega ya? Kok bisa ya? Kok gitu ya? Kok kok kok kok banyak kok yang keluar dari otak.
Padahal, padahal padahal padahal. Hhhhhhhhfffttttt.
Tegaaaaaaaaa pisan lah. Uuuh!

Tapi, aku ga akan bertindak ceroboh. Aku bakal anggap engga tau. Aku bakal biasa. Seperti biasa. Aku ga mau pake emosi. Kalo nanti memang ada waktu yang pas. Aku bakal bertindak. Aku ga akan diem.

Astaghfirullah..