Senin, 11 Januari 2016

pantaskan diri

Ku ketuk hatiku, tidak ada yang menjawab.
ku ketuk lagi, masih dengan kesunyian yang sama.
seharus nya aku menghilang saja. ku tutup saja hati ini. ku biarkan. ku tinggalkan.
mungkin memang diri ini terlalu hina.
mungkin raga ini terlalu lalai.
hingga penyesalan harus terucap.

Entah lelaki yang seperti apa yang harus aku pilih.
lelaki seperti apa yang aku butuhkan?
salahkah, jika aku berharap lelaki yang akan menjadi partnerku dari nol di dunia hingga di surga.

aku lelah.
memikul kisahku sendiri. aku ingin berbagi. berbagi dan membuat kisah seru bersama imamku.
ingin dia yang dengan nada indah nya melantunkan ayat suci al-quran di kedua telingaku.
menjadi imam keluargaku.
menjagaku dan anak-anak ku hingga di Surga.
menjadi sosok yang aku banggakan.
saling berbagi dan saling menguatkan. dalam situasi apapun.
saling menjaga.
dan saling mengingatkan.

Astaghfirullah.
salahkah semua keinginanku ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar